Bekam Saat Berpuasa, Emang Boleh ?

Boleh Asal tau Kapan Waktu yang Tepat untuk Berbekam selama Puasa

Puasa adalah salah satu praktik keagamaan yang penting dalam Islam. Selama bulan Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia berpuasa dari fajar hingga terbenamnya matahari. Sementara itu, praktik medis seperti berbekam, yang merupakan pengobatan alternatif yang telah dipraktikkan selama berabad-abad, juga merupakan bagian penting dari budaya Islam. Namun, seringkali, pertanyaan muncul: kapan waktu yang tepat untuk berbekam selama bulan puasa?

Apa Itu Berbekam?

Berbekam adalah proses pengobatan tradisional di mana sejumlah kecil darah ditarik dari tubuh menggunakan alat berbekam khusus. Praktik ini telah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW dan dipercayai memiliki banyak manfaat kesehatan. Dalam Islam, berbekam dianggap sebagai salah satu bentuk pengobatan yang dianjurkan dan diberkati.

Waktu yang Tepat untuk Berbekam Selama Puasa

Selama bulan puasa, meskipun puasa itu sendiri adalah bentuk pengorbanan spiritual, penting juga untuk memperhatikan kesehatan fisik. Berbekam adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi perlu diperhatikan waktu yang tepat agar tidak mempengaruhi puasa.

1. Setelah Berbuka Puasa:
Waktu terbaik untuk berbekam selama bulan puasa adalah setelah berbuka puasa. Pada saat ini, tubuh telah menerima nutrisi dan cairan yang cukup untuk mengatasi kehilangan darah yang mungkin terjadi selama proses berbekam.

2. Sebelum Sahur:

Alternatif lainnya adalah menjalani proses berbekam sebelum sahur. Ini memberi tubuh waktu yang cukup untuk pulih sebelum berpuasa kembali pada hari berikutnya. Namun, perlu diingat bahwa berbekam terutama menguras energi, jadi pastikan untuk mendapatkan istirahat yang cukup setelahnya.

3. Pilih Waktu yang Sesuai:
Selama bulan puasa, menghindari berbekam saat tubuh dalam keadaan lemah atau saat-saat dekat dengan waktu berbuka, seperti di siang hari ketika kebutuhan akan cairan dan energi meningkat. Lebih baik untuk menjadwalkan berbekam pada waktu yang lebih tenang, seperti pagi atau sore hari.

4. Konsultasikan dengan Tenaga Kesehatan:

Penting untuk berkonsultasi dengan praktisi berbekam atau profesional medis sebelum menjalani prosedur berbekam, terutama selama bulan puasa. Mereka akan memberi nasihat yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan dan kebutuhan individu Anda.

5. Perhatikan Reaksi Tubuh: Setelah berbekam, penting untuk memperhatikan bagaimana tubuh bereaksi. Pastikan untuk minum banyak air untuk menghindari dehidrasi dan istirahat yang cukup untuk memungkinkan tubuh pulih sepenuhnya.

Berbekam adalah bagian dari warisan medis Islam yang kaya, dan praktik ini masih dihargai hingga hari ini. Namun, selama bulan puasa, penting untuk memperhatikan waktu yang tepat untuk menjalani prosedur ini agar tidak mempengaruhi kesehatan atau ibadah puasa. Dengan memilih waktu yang tepat dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, Anda dapat menjaga kesehatan tubuh Anda dengan bijaksana selama bulan puasa.
Salah satu tempat bekam terbesar dan profesional di Indonesia yaitu PUSAT BEKAM, Jadi teman-teman Ingat Bekam Ingat Pusat Bekam

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Hubungi Kami